20 Juli 2012


Hidup ini seperti mengupas buah manggis…
Terlalu bersemangat ingin mencicipi rasa manis buah manggis, eh ternyata daging buah di dalamnya busuk. Gak jauh berbeda dengan kehidupan. Hidup yang penuh dengan harapan besar ternyata dibaliknya ada masalah gak terduga. Kompleks. Masalah kuliah, urusan cinta yang gak pernah manis, gak sejalan sama orang tua. Semuanya sudut hidup pasti ada masalah. No certainty.

Setiap kita pasti punya keinginan yang simpel, kehidupannya berjalan mulus. Perfect sesuai harapan.
Setiap kita pasti pernah jatuh. Jatuh cinta sih pasti menyenangkan. Tapi jatuh tertimpa masalah semua orang pasti gak ada yang pengen. Faktanya harus ada persoalan. Siapa juga yang tahu.

Punya cita-cita dari kecil pengen jadi broadcaster, reporter, communicator tapi orang tua nuntut jadi dokter.
Suka sama temen sekolah bertahun-tahun, tapi bertahun-tahun pula gak punya keberanian to show what we feel.
Ditinggal pergi orang yang kita sayangi.

Aku merasa bukan orang dewasa, juga bukan anak-anak. Gak pengen dibilang anak-anak tapi gak bisa menyelesaikan masalah. No action. Bisanya diam, nangis, marah-marah. Cemen. Apa bedanya aku sama anak-anak. Aku masih sering merasa kecil. Tapi aku selalu belajar dari masalah itu. At least aku menghindari tikungan yang pernah memberi aku kejutan masalah.

Growing and learn…
Dari masalah kita akan tahu, apa yang terbaik untuk kita belum tentu yang terbaik untuk orang-orang terdekat kita. Mencari celah jalan keluar dari setiap persoalan. Not easy tapi setiap ingat tujuan akhir kehidupan ini Insya Allah raga diberikan semangat.

Okay, kita semua sama-sama belajar. Sampai tua nanti pun kita akan selalu belajar. Tetap semangat. Hidup kita gak terhenti di sini J


Tidak ada komentar: