Hidup ini seperti mengupas buah manggis…
Terlalu bersemangat ingin mencicipi rasa manis buah manggis, eh
ternyata daging buah di dalamnya busuk. Gak jauh berbeda dengan kehidupan.
Hidup yang penuh dengan harapan besar ternyata dibaliknya ada masalah gak terduga.
Kompleks. Masalah kuliah, urusan cinta yang gak pernah manis, gak sejalan sama
orang tua. Semuanya sudut hidup pasti ada masalah. No certainty.
Setiap kita pasti punya keinginan yang simpel, kehidupannya berjalan
mulus. Perfect sesuai harapan.
Setiap kita pasti pernah jatuh. Jatuh cinta sih pasti menyenangkan.
Tapi jatuh tertimpa masalah semua orang pasti gak ada yang pengen. Faktanya
harus ada persoalan. Siapa juga yang tahu.
Punya cita-cita dari kecil pengen jadi broadcaster, reporter, communicator
tapi orang tua nuntut jadi dokter.
Suka sama temen sekolah bertahun-tahun, tapi bertahun-tahun pula gak
punya keberanian to show what we feel.
Ditinggal pergi orang yang kita sayangi.
Aku merasa bukan orang dewasa, juga bukan anak-anak. Gak pengen dibilang
anak-anak tapi gak bisa menyelesaikan masalah. No action. Bisanya diam, nangis,
marah-marah. Cemen. Apa bedanya aku sama anak-anak. Aku masih sering merasa
kecil. Tapi aku selalu belajar dari masalah itu. At least aku menghindari
tikungan yang pernah memberi aku kejutan masalah.
Growing and learn…
Dari masalah kita akan tahu, apa yang terbaik untuk kita belum tentu
yang terbaik untuk orang-orang terdekat kita. Mencari celah jalan keluar dari
setiap persoalan. Not easy tapi setiap ingat tujuan akhir kehidupan ini Insya
Allah raga diberikan semangat.
Okay, kita semua sama-sama belajar. Sampai tua nanti pun kita akan
selalu belajar. Tetap semangat. Hidup kita gak terhenti di sini J